Tampilkan postingan dengan label DO'A. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DO'A. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 April 2013

Do'a Mohon Keselamatan

Do'a Mohon Keselamatan


Artinya: "Ya Tuhan, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zhalim, dan selamatkanlah kami dengan curahan rahmat-Mu dari tipu daya orang- orang yang kafir." (Qs. Yunus: 85-86).

Penjelasan:
Doa ini dibaca oleh kelompok minoritas yang beriman kepada Nabi Musa a.s., setelah mereka menyaksikan kemukjizatannya dihadapan Fir'aun. Ketika itu, kaum Nabi Musa as yang terdiri dari pemuda-pemuda dalam keadaan takut, bahwa Fir'aun dan pemuka-pemukanya akan menyiksa mereka. Maka pada waktu itu pula Nabi Musa as memerintahkan kepada kaumnya agar tidak takut dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah Swt., seraya berdoa dengan lafazh doa diatas. Bisa dilihat dalam Surah Yunus ayat 83-86

AYAT 1000 DINAR

Jika kita sering membaca ayat ini (terlebih lagi kalau membacanya pas tepat malam hari sebanyak 1000x) maka InsyaAllah kita akan diberikan rezeki yang banyak oleh Allah SWT. Karena ayat nya itu sendiri terkenal sebagai ayat “pelaris” atau pemurah rezeki dan dapat membuka berbagai macam kesulitan. Kalau membaca ayat ini rezeki akan datang dari berbagai penjuru ,Dan pastinya yang namanya rezeki itu tidak hanya berupa materi aja. Kesehatan, keluarga yang harmonis, kebahagiaan, itu semua juga termasuk rezeki loh :)
Baiklah, pasti buat yang belum tau penasaran kan sebenarnya ayat 1000 dinar ini seperti apa. Ayat ini diambil dari surat Ath-Thalaq ayat 2 dan ayat 3. Tapi ayat 2 nya bukan seluruh ayat. Hanya sebagiannya saja. Bunyi ayat nya begini:
Wa may yattaqillaha yaj’al lahu makhrojaa,wayarzuqhu min haitsu laa yahtasiib. Wa may yatawakkal ‘alallahi fahuwa hasbuhu.Innallaha balighu amrihi, Qod ja’alallahu likulli syaii-in Qodroo
( QS Ath-Thalaq : 2-3)
Artinya :
“ Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya DIA akan memberikan jalan keluar dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya DIA akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah menjalankan urusanNYA. Sesungguhnmya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu “ ( QS Ath-Thalaq : 2-3)

Mari kita amalkan ayat ini, tapi jangan dijadikan tumpuan satu-satunya. Tentunya harus tetap berusaha keras ditambah dengan percaya dan meminta hanya kepada Allah. Karena hanya Dia yang berkuasa atas segala sesuatu. Ayat ini merupakan salah satu media meminta. InsyaAllah dapat pahala dan berkah ...Amin

Rabu, 21 November 2012

Tujuh Ayat dan Khasiatnya

Dinukil dari Kitab Ka’bur Ahbar, bahwa di dalam Al Quran terdapat tujuh ayat. Barang siapa yang membacanya atau membawa tulisannya, maka tiada seorang makhluk pun yang dapat menimpakan bahaya terhadap dirinya dengan seizing Alloh. Untuk itu amatlah berfaedah bila ketujuh ayat ini dijadikan amalan setiap hari, terutama sesudah shalat fardhu, guna membentengi diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut bacaan ke tujuh ayat tersebut :

Ayat Pertama Qul lay yushiibanaa illa maa kataballohu lanaa huwa maulaana wa’alalloohi fal yatawakkalil mu’ minuun. ( QS At Ataubah : 51) ( Keterangan : huruf vocal yg dobel dalam satu kata dibacanya panjang)   Artinya : Katakanlah , “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Alloh bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanyalah kepada Alloh orang-orang beriman harus bertawakal.”

 Ayat Kedua Wa iy yamsaskalloohu bidhurrin falaa kaa syifa lahuu illa huwa Wa iy yurid ka bikhoirin falaa rood da lifadh lihii Yu shii bu bihii mai ya syaa-u min ‘ibaa dihii Wa huwal ghofuurur rohiim (QS Yunus : 107)   Artinya : Jika Alloh menimpakan sesuatu kemudharatan kepada mu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Alloh menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki Nya diantara hamba-hamba Nya dan Dia lah yang Maha pengampun lagi Maha Penyayang.

Ayat Ketiga Wa maa min daabbatin fil ardhi illa ‘alalloohi riz quhaa wa ya’ lamu mustaqorrohaa wa must au da’ahaa Kullun fii kitaabim mubiin ( Qs Huud : 6)   Artinya : Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Alloh lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat persembunyiannya. Semuanya tertulis di dalam Kitab yang nyata ( Lauh Mahfuzh)

 Ayat Keempat Innii tawakkaltu ‘alailloohi rpbbii warobbikum, maa min daabbatin illaa huwa aakhi dzum binaa shiya tihaa inna robbii ‘alaa shiroo thim mustaqiim (QS Huud 56) Artinya : Sesungguhnya aku bertawakal kepada Alloh Tuhanku dan Tuhan mu. Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku diatas jalan yang lurus.

Ayat kelima Waka ayyim min daab batil laa tahmilu rizqohaa, Alloohu yar zuquhaa wa iyyaakum wahuwas samii’ul ‘aliim (QS Al ankabut: 60)   Keterangan : Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa rezekinya sendiri. Alloh lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha mengetahui.

 Ayat keenam: Maa yaftahillaahu linnaasi mirrohmatin falaa mum sikalahaa, wa maa yumsik, falaa mursilalahuu mimba’dihii wahuwal ‘aziizul hakiim (Qs faathir:2)   Artinya : Apa saja yang Alloh anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Alloh, maka tidak seorangpun yang sanggup untuk melepaskan nya ssudah itu. Dan Dia lah yang Maha perkasa lagi Maha Bijaksana.

Ayat Ketujuh Wa la in sa-al tahum man kholaqos samaawaati wal ardho layaquulunnallooh, qul afaro aitum maa tad’uuna min duunilaahi in aroodaniyalloohu bidhurrin hal hunna kaasyifaatu dhurrihii au aroodanii birohmatin hal hunna mumsikaatu rohmatih, qul hasbiyalloohu ‘alaihi ya tawakkalul mutawakkiluun (Qs Azzumar:38)   Artinya : Dan sungguh jika bertanya kepada mereka, siapakah yang menciptakan langit dan bumi?” Niscaya mereka menjawab “ Alloh”. Katakanlah “ maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Alloh, jika Alloh hendak mendatangkan kemudaratan (kesusahan) kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudarratan itu; atau jika Alloh hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat Nya?” Katakanlah, “ Cukuplah Alloh bagiku” Kepada Nya lah bertawakal orang-orang yang berserahdiri.

Bacaan Sayyidul Istighfar dan khasiatnya

Di dalam kitab Shohih Bukhori disebutkan bahwa istighfar berikut diberi julukan sebagai sayyidul Istighfar atau rajanya Istighfar yang langsung dinamai oleh Nabi saw. Sendiri. Istighfar artinya memohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan, dan tiada seorang pun manusia yang luput dari dosa dan kesalahan. Oleh karena itu, dianjurkan untuk beristighfar sebanyak mungkin setiap harinya. Banyak hadits yang menceritakan tentang keutamaan istighfar. Berikut aku kutipkan rajanya istighfar yang faedahnya disebutkan oleh hadits sebagai berikut :

 Barang siapa yang membacanya dengan hati yang sungguh-sungguh, lalu meninggal dunia di hari itu sebelum petang hari, maka diampunilah segala dosanya. Barang siapa yang membacanya dengan hati yang sungguh-sungguh di malam hari, kemudian sebelum pagi hari dia meninggal dunia, maka diampunilah segala dosa-dosanya, dan dia termasuk ahli syurga. Sayyidul Istighfar yang dimaksud adalah bacaan sebagai berikut

: Alloohumma anta robbi laa ilaaha illa anta. Kholaq tanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’ dika masta tho’tu ‘a’uu dzu bika min syarri maa shona’tu abu-ulaka bi ni’matika ‘alai ya wa-abuu- u bi dzam bii faghfirlii fa innahuu laa yaghfirudz dzunuu ba illa anta

 Artinya : Ya Alloh, Engkau adalah pemelihara ku, tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Engkau telah menciptakanku, dan aku adalah hamba Mu, dan aku berada pada janji dan ancaman Mu menurut kesanggupanku. Aku berlindung kepada Engkau dari kejahatan apa yang telah kuperbuat, dan aku mengakui semua nikmat yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui (pula) dosa-dosaku (kepada Mu), maka berikanlah ampunan yang berlimpah bagiku, karena sesungguhnya tiada yang dapat mengampuni dosa-dosa itu selain Engkau sendiri.

nrelate